"Tidak ada yang salah dengan output karyanya, tapi begitu melihat output karya ini datang dari subjek yang kayak begini modelnya, saya jadi hilang hormat," ujarnya.
"Tapi terhadap karyanya harus diakui bahwa lagu-lagu Dewa 19 yang dinyanyikan Ari Lasso hingga Once, saya suka. Lagu Dewa nggak ada yang salah," sambungnya.
Namun, Rayen nyatanya punya kritikan tajam terhadap sikap Dhani yang sering membeli karya musisi luar negeri kemudian dirilis ulang dengan bahasa Indonesia. Baginya, tak ada yang istimewa dengan hal tersebut.
"Seperti yang kita tahu lagu-lagu yang ditulis banyak nyadur. Kalau pun dia berargumentasi beli, ya, itu artinya beli. Berarti kan lu nggak cukup keren buat menghadirkan originalitas," ungkapnya.
Rayen Pono menambahkan, "Kalau pun ada yang original, okay, walaupun yang populer banyak juga yang beli katanya. Jadi dia nggak sekeren yang dia pikir," ungkapnya.