JAKARTA, iNews.id - Perseteruan antara musisi senior Fariz RM dan penyanyi muda Syahravi semakin memanas. Alih-alih mereda, konflik keduanya kini berubah menjadi saling lapor ke kepolisian dan memicu perhatian publik.
Setelah lebih dulu melaporkan Syahravi atas dugaan pelanggaran hak cipta, Fariz RM kini harus menghadapi laporan balik terkait dugaan pencemaran nama baik yang diajukan ke Polda Metro Jaya pada 23 Juni 2026.
Namun, Fariz RM tampaknya tak gentar. Melalui kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, pelantun lagu Sakura itu mengaku tetap tenang karena merasa seluruh pernyataannya didasarkan pada fakta.
"Kalau yang diceritakan oleh Fariz RM ini adalah fakta-fakta, ya sudah, berarti kan enggak ada persoalan apa-apa. Syarat pencemaran nama baik itu kalau yang diceritakan itu bukan fakta," kata Deolipa saat ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).
Menurut Deolipa, polemik bermula ketika Syahravi membawakan lagu Diantara Kata yang merupakan karya Fariz RM. Persoalannya, izin yang diklaim dimiliki Syahravi disebut berasal dari pihak yang tidak memiliki kewenangan memberikan lisensi.