Modest Fashion Tak Sekadar Baju Tertutup, Ini Penjelasan Franka Soeria

Siska Permata Sari

Salah satunya saja melalui 'Benang Project', di mana dia berkolaborasi dengan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa UNHCR untuk memberdayakan pengungsi dan orang dengan disabilitas untuk menciptakan sebuah karya desain modest fashion.

"Setelah itu mereka ingin jadi desainer, bisa. Silakan, no problem. Nanti kita bisa bantu dari segi networking dan sebagainya," kata dia.

Selain bermandaat dari segi sosial, dia juga ingin membuat industri modest fashion menjadi lebih ramah lingkungan dengan meningkatkan awareness desainer untuk membuat busana-busana yang wearable dan timeless.

"Sekarang yang lagi saya buat adalah meaningful modesty, (arti) modest fashion yang lebih dalam. Modest fashion bukan hanya pakaian yang panjang (tertutup) dan akhirnya membuat kita konsumtif," tutur dia.

Sebab, sebagai desainer, itu memberikan andil dalam menciptakan limbah industri fashion yang tidak sedikit. "Kita ini ada tanggung jawab sama bumi, jangan pakai-buang, pakai-buang, fashionnya bagus tetapi polusi (yang ditimbulkan dari sifat konsumtif) yang enggak bagus," ucap dia.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Belanja
10 hari lalu

Tren Baju Lebaran 2026 ala Gen Z, Kebaya Encim Style Anti-Mainstream!

Belanja
10 hari lalu

Bazar Fashion Ini Cocok untuk Gen Z, Hunting Baju Lebaran hingga Foto Lucu di Photobox!

Belanja
17 hari lalu

Tren Fashion Ramadhan 2026: Warna Pastel dan Katun Bolong!

Belanja
2 bulan lalu

Rekomendasi Liburan Akhir Pekan, Jajan bareng Keluarga di Bazar Fashion GlamLocal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal