Monica Kezia menceritakan bagaimana usaha dirinya selama delapan bulan untuk terjun langsung dan survey ke wilayah tersebut. Dia menyaksikan bagaimana masyarakat merasa kesulitan untuk bisa mendapatkan air bersih, mengingat sungai yang mereka gunakan untuk sehari-hari sudah tercemar.
Miss Indonesia 2024 itu begitu totalitas untuk bisa membawa isu ini di ajang Miss World 2025. Dia mengungkapkan kalau dirinya juga ikut terjun dalam pembuatan MCK di wilayah tersebut.
"Delapan bulan saya bolak-balik ke Desa Ciseke untuk survey, riset, dan saya juga ikut membantu pembangunan MCK di sana," papar Monica.
Melalui proyek 'Pipeline for the Lifeline', Monica berharap masyarakat Desa Ciseke bisa sangat terbantu akses untuk air bersihnya. Dia juga berharap isu ini bisa menjadi hal yang diperhatikan masyarakat di seluruh dunia saat dipaparkan nantinya di ajang Miss World 2025.
"Saya harus membantu mereka apa pun caranya. Saya belajar banyak hal dari Beauty with a Purpose ini dan saya belajar untuk mensyukuri hidup," jelasnya.