Mengenal Sosok Kartini, Penggerak Emansipasi Perempuan Indonesia

Wilda Fajriah
Kartini sosok Palawan emansipasi perempuan Indonesia. (Foto: Dok)

Dia mengenyam pendidikan di Europese Legere School. Di sekolah inilah Kartini mahir berbahasa Belanda. Kartini berhenti bersekolah lantaran harus dipingit oleh sang ayah Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat.
 
Namun, Kartini tetap memiliki tekad bulat belajar walau telah berhenti dari sekolahnya. Sebab pada masa itu Kartini sering berkirim surat dengan teman-temannya di luar negeri untuk saling bertukar informasi.

Sosok Kartini pejuang emansipasi perempuan


 
Kartini juga rutin membaca buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa, dan sejak saat itulah timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi.
 
Pasalnya pada saat itu Kartini melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah. Oleh sebab itu, dia memiliki ide untuk memajukan perempuan-perempuan Indonesia dari segala keterbelakangan. Di masa itu, Kartini sering berkorespondensi dengan teman-temannya di luar negeri mengenai gagasan itu.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rayakan Hari Kartini dan HUT ke-63, TASPEN Salurkan Bantuan Sosial bagi Ratusan Anak Panti Asuhan

57 tahun lalu

Gelar Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM, bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital

57 tahun lalu

Pakai Kebaya, Komunitas Motor Perempuan Girls Day Out Gelar Touring Peringati Hari Kartini

57 tahun lalu

MNC Insurance Business Group Kembali Gelar SPARK 2026: Dorong Perempuan Bangun Karier Kuat 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal