"Kalau sedih gak boleh berlarut-larut. Happy juga jangan terlalu girang," ungkap Boiyen.
Kini, setelah pernikahan singkatnya berakhir, Boiyen justru merasakan ketenangan yang selama ini mungkin sulit didapatkan. Dia mengaku seperti kembali menjadi dirinya yang dulu, lebih lepas dan tanpa tekanan.
"Tenang sih. Lebih nggak tegang, kayak balik lagi ke Boiyen yang sebelumnya," katanya jujur.
Alih-alih memikirkan konflik masa lalu, Boiyen memilih menjalani hidup dengan lebih ringan. Baginya, kunci kebahagiaan bukan datang dari orang lain, melainkan dari diri sendiri.
"Yang bikin kita bahagia ternyata diri kita sendiri. Yang paling penting itu ketenangan," tutupnya.