JAKARTA, iNews.id – Prosesi siraman jelang pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi tak hanya menyuguhkan momen sakral, tetapi juga sarat makna mendalam dari setiap detail yang dikenakan sang calon pengantin. Apa fakta menarik di balik proses ini?
Di balik penampilan anggun Syifa Hadju, tersimpan filosofi yang begitu menyentuh. Sang desainer, Didiet Maulana, mengungkap bahwa kebaya yang dikenakan Syifa dirancang khusus dengan warna biru langit yang menjadi benang merah dari keseluruhan konsep busana.
"Biru langit, warna favorit El Rumi, menjadi tema besar dari konsep perancangan busana," ungkap Didiet, dikutip Jumat (24/4/2026).
Tak sekadar indah dipandang, kebaya tersebut dipadukan dengan kain batik tulis bermotif Wahyu Tumurun, yang memiliki makna simbolis berupa doa baik, wahyu, dan rahmat bagi pemakainya. Filosofi ini seakan menjadi doa tulus yang mengiringi setiap langkah Syifa dalam menjalani prosesi siraman, sekaligus menyambut kehidupan barunya bersama El.
Nuansa haru pun semakin terasa saat mengetahui detail lain dari busana tersebut. Didiet menjelaskan bahwa kebaya ini dihiasi kombinasi tujuh warna payet kristal yang melambangkan tujuh sumber air dalam prosesi siraman. Angka tujuh sendiri dipercaya sebagai simbol kesempurnaan dan keberkahan dalam tradisi Jawa.