Jadi, diagnosis penyakit keluar pada 2018. Kala itu, Nita merasakan pusing yang berkepanjangan dan memutuskan untuk berobat ke luar negeri.
"Sakit kepala dulu. Kan, aku vakumnya juga nggak lama, cuma setahun, pas pengobatan saja waktu itu di Singapura," paparnya.
Selama vakum, Nita mengaku menjalani proses pemulihan sambil menjalani bisnis untuk mendapat pundi-pundi rupiah.
Kini, wanita 42 tahun itu mengaku sudah tak sabar naik panggung sebagai penyanyi dangdut. Dia bahkan meminta tim manajemen untuk membuka tawaran job dari pihak Event Organizer (EO) maupun tim kreatif di televisi swasta.
"Kalau sekarang, ya, sudah pengen nyanyi lagi, menggebu-gebu banget sekarang malah. Manajemen juga ambil acara apa saja, karena memang kangen banget (nyanyi)," tuturnya.
Bicara karier, Nita mengaku sudah punya sederet rencana untuk menelurkan karya baru. Dia pun berharap kembali mendapat tempat di industri hiburan, terutama penikmat dangdut.
"Pengennya aku banyak, planning sih ini pengen a b c d e f sampai z . Doain saja semoga lancar," ujarnya.