Dia menemukan percakapan dengan seseorang yang disebut sebagai 'orang pintar' atau dukun. Dalam chat tersebut, asistennya diduga meminta bantuan untuk melakukan ritual kepada tiga orang sekaligus.
“Nah ternyata ketahuan dia menghubungi orang kayak dukun,” ungkap Dilan.
Yang lebih mengejutkan, ritual itu diduga menggunakan media kelapa hijau. Dilan mengaku sempat merasa aneh karena melihat batok kelapa di apartemennya tidak pernah dibuang selama beberapa hari.
“Aku notice kok batok kelapa itu nggak dibuang-buang,” katanya.
Menurut Dilan, sang asisten bahkan terus memindahkan batok kelapa tersebut dari satu tempat ke tempat lain di apartemen mereka. Awalnya, dia sama sekali tidak curiga dan mengira asistennya sedang menjalani program kesehatan atau detoks.
Namun setelah membaca isi percakapan di ponsel, Dilan baru memahami alasan di balik benda tersebut disimpan. Dalam chat itu, sosok dukun disebut meminta asistennya meminum air kelapa hijau hingga habis, tetapi batoknya tidak boleh dibuang.
Dilan kemudian langsung mengonfrontasi asistennya terkait isi percakapan tersebut. Tak disangka, asistennya akhirnya mengakui siapa tiga orang yang dimaksud dalam ritual itu.
“Dia akhirnya ngaku tiga orang itu adalah aku, ibuku, dan kakakku,” tutur Dilan.
Pengakuan Dilan itu langsung viral di media sosial dan memicu reaksi heboh dari netizen. Banyak yang mengaku syok karena pelaku diduga merupakan orang kepercayaan yang tinggal serumah dengannya selama bertahun-tahun.