"Kalau penonton happy, itu healing buat aku," katanya.
Fenomena ini pula yang mendorong pihak RCTI menghadirkan program Healing Jalur King Nassar. Head of Program Planning & Scheduling Department RCTI, Adrian Surya, menyebut popularitas King Nassar di platform digital menjadi faktor utama.
Menurut Adrian, banyak konten Nassar yang viral di media sosial, termasuk lagu 'Mati Lampu'. Bahkan, muncul tren di mana orang datang ke penampilannya untuk melepas penat, sesuatu yang kini identik dengan istilah healing.
"Kami melihat di digital itu King Nassar cukup happening. Banyak lagu yang viral di media sosial, salah satunya ‘Mati Lampu’. Itu jadi inspirasi kami membuat program ini," jelas Adrian.
Program ini tak hanya menyasar penonton televisi, tetapi juga dirancang agar kuat di ranah digital dengan menghadirkan momen-momen yang berpotensi viral. Selain itu, keterlibatan fanbase Nassar juga diharapkan mampu menambah energi dan interaksi dalam setiap episode.
Dengan konsep yang berbeda dan gaya khas Nassar yang penuh kejutan, Healing Jalur King Nassar diprediksi bakal menjadi tontonan yang mencuri perhatian, baik di layar kaca maupun media sosial.