Warung tersebut merupakan bantuan dari Kementerian BUMN agar orangtua Farel Prayoga memiliki penghasilan baru dari menjual sembako. Sebelum memiliki warung, ayah Farel, Joko Sunyoto kerap mengamen demi mengais rezeki.
Joko Sunyoto memilih untuk mengamen karena dirinya merasa kesusahan mencari nafkah di Banyuwangi. Farel Prayoga bahkan kerap menemani sang ayah mengamen sejak masih duduk di kelas 2 sekolah dasar.
Usai terkenal, rumahnya banyak didatangi oleh tokoh publik maupun penggemar yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan ramah, Farel Prayoga nampak meladeni semua permintaan foto atau sapaan dari orang-orang yang berkunjung ke rumahnya.
Sepeda listrik dari hasil manggung tampak ia gunakan sebagai alat transportasi untuk berangkat ke sekolah. Tak sendirian, ia biasanya menggunakan sepeda tersebut berboncengan dengan adiknya.
Di sekolah, Farel Prayoga juga dikenal sebagai bocah yang ramah dan ceria. Ia yang memiliki suara merdu kerap berdendang menyanyikan lagu-lagu favoritnya.