Pesan tersebut tidak direspons oleh Bone, sampai akhirnya si pelaku mengirimkan pesan ancaman lanjutan. Di sini ancamannya sampai bawa-bawa ranah hukum.
"Oke, do, gw sudah berusaha menjangkau kalian berdua, ya, tapi kelihatannya memang tidak direspons. Gw tunggu 1x24 jam, ya, bro. Kalau memang tidak ada respons, jadi gw tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan," tambah si pelaku.
Hingga saat ini belum diketahui pasti siapa sosok pelaku pengancaman Hesti Purwadinata dan Edo Borne ini. Namun, netizen menduga kuat pelaku adalah Roby Tremonti.
Roby Tremonti sampai sekarang belum ada pernyataan atau klarifikasi apa pun terkait tuduhan netizen tersebut.
Sebagai informasi, Aurelie Moeremans secara terbuka dan jujur kepada publik bahwa dirinya mengaku menjadi korban child grooming di masa remaja, tepatnya saat berusia 15 tahun. Kejadian itu dia ceritakan lengkap dan gamblang dalam buku Broken Strings.
Usai cerita Aurelie ini viral, Hesti memberi dukungan melalui pernyataan penyemangat di Instastory. Siapa sangka, ungkapan dukungan itu malah membuatnya mendapat ancaman seperti dijelaskan di atas.