Herawati bahkan sempat memfoto sapu lidi yang disebut dipakai untuk memukul dirinya. Namun tak lama kemudian, Erin kembali memanggil dirinya ke lantai bawah.
Saat itu, Herawati mengaku kembali dimarahi sambil diminta jongkok di depan Erin. Dia juga disebut mendapat kata-kata kasar.
“Nah Bu Erin melihat ada HP di saku saya, katanya, ‘HP kamu sini! Kamu ni tukang ngadu-ngadu ke yayasan kamu’,” kata Herawati.
Tak berselang lama, ponsel milik Herawati disebut langsung dibanting ke lantai sebanyak dua kali. Dia mengaku hanya bisa melihat kejadian itu dari tangga rumah.
“Saya baru melangkah dua anak tangga, saya melihat Bu Erin sudah banting HP saya dua kali di lantai,” ujarnya.
Usai kejadian tersebut, Herawati mengaku tetap melanjutkan pekerjaannya sambil menangis dan gemetar. Karena ponselnya rusak, dia akhirnya meminjam telepon milik ART lain untuk kembali menghubungi pihak yayasan.