"Nah kemaren itu Luna tahu kan dia bilang ‘mba Asri, ayah aku udah nggak ada dan ayah aku punya lukisan ayah dan aku, boleh nggak dibatik di kain Denyut Semesta," kata Asri.
"Kemudian kan ada kain Sidomukti, Sidolumut, ada Cipta Kasih, Naik Drajat yang doanya bisa punya keturunan baik, Welas Asih, kan dia kerja di industri kreatif semoga bisa kreatif, itu semua dituangkan di kain itu," ujarnya.
Luna dan Maxime juga meminta Asri untuk melukis wajah orangtuanya yang sudah berpulang di kain Denyut Semesta. Maknanya, kedua mempelai ingin orangtuanya itu tetap hadir di hari bahagia tersebut.
"Dia (Luna Maya) bilang kan ‘Papahku nggak bisa lihat aku menikah, jadi dia ada di kain aku jadi sebelum akad aku mau ada gambar dia di kain’ nah Maxime juga begitu, kan ibunya sudah meninggal, itu ada foto masa kecilnya Max sama ibunya, dia juga minta ‘boleh nggak foto mamah aku ada di kain, supaya dia tau aku menikah’ jadi ya dibuatkan aja," kata Asri Welas.
"Mereka seneng karena melalui gambar itu mereka bisa menyampaikan rasa rindu ke keluarga, karena emang nggak bisa hadir. Saya juga seneng banget waktu Luna dan Maxime mereka melukat sebelum akad nikah pakai itu, semoga jalannya baik," ujarnya.