Tak hanya itu, Ruben juga menolak jika ada pihak yang beralasan bahwa keikutsertaan anak merupakan keinginan sang anak sendiri. Menurutnya, orang dewasa seharusnya mampu memberikan batasan dan perlindungan kepada anak di bawah umur.
“Jangan bilang dan gunakan kalimat ‘anaknya yang mau’. Yang dewasa harusnya mengingatkan dan segera dibawa keluar dari kamera,” tulis Ruben.
Dalam unggahan yang sama, Ruben bahkan mempertanyakan produk mi yang dipromosikan dalam siaran langsung tersebut. Dia juga menanyakan platform yang digunakan untuk live tersebut lantaran merasa heran ada anak di bawah umur yang muncul dalam aktivitas jualan secara langsung.
“Apa nama mi-nya ini? Ini live di aplikasi apa ya, kok membolehkan anak di bawah umur ada?” tulisnya.
Ruben kemudian menyinggung perubahan sikap Thalia yang menurutnya sudah berbeda dari biasanya. Dia mengaku sangat mengenal karakter sang anak, sehingga merasa ada pengaruh dari pihak lain di sekitarnya.