"Katanya, ‘Kamu kerja di sini jangan tol** ya, pakai otak dan jangan macam-macam'," kata Herawati menirukan ucapan Erin.
Tak berhenti di situ, Herawati juga mengaku mengalami kekerasan fisik yang membuat dirinya trauma. Salah satu tindakan yang disebut dialaminya adalah bagian kepala ditendang saat terjadi dugaan penganiayaan di rumah tersebut.
Pengakuan itu langsung membuat suasana rapat memanas. Ahmad Sahroni bahkan meminta tim kuasa hukum korban mencatat seluruh detail dugaan kekerasan, termasuk ancaman menggunakan senjata tajam.
Menurut Herawati, perlakuan kasar secara verbal dialami hampir semua ART yang bekerja di rumah tersebut. Namun untuk dugaan kekerasan fisik, ia mengaku hanya dirinya yang mengalami secara langsung.
"Kalau omongan kasar semua ART kena. Tapi kalau kekerasan, saya," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sahroni juga sempat memastikan apakah Herawati pernah melawan majikannya selama bekerja. Namun Hera menegaskan dirinya sama sekali tidak pernah membantah ataupun melawan Erin.