Di antaranya adalah Tjita-Tjita Ajah (1959), Mak Tjomblang (1960), Bing Slamet Setan Djalanan (1972), Buaye Gile (1974), Benyamin Raja Lenong (1975), Ayah Tiriku Ibu Tirimu (1977), dan Dukun Kota (1978).
Pada tahun 1970-an, Ellya sibuk membangun Orkes Melayu El Sitara, untuk mendukung penampilannya di dapur rekaman dan panggung. Namanya mulai tenggelam karena regenerasi di industri hiburan memasuki 1980-an.
Tetapi, dia tetap berkarier di dunia musik hingga beberapa bulan jelang kepergiannya untuk selama-lamanya. Ellya mempertahankan eksistensinya dengan tampil nyentrik ala India yang menjadi ciri khasnya.
Ellya meninggal dunia di usia 81 tahun pada 2 November 2009, setelah berjuang melawan penyakit diabetes. Dia dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Casablanca, Jakarta Selatan.