Dolar Tembus Rp18.000, Bimbim Slank Singgung Krisis 1998

Ravie Wardhani
drummer Slank, Bimbim, bahkan membandingkan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang pernah mengguncang Indonesia pada 1998. (Foto: Ravie Wardhani)

JAKARTA, iNews.id – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp18.000 per dolar memicu kekhawatiran di berbagai sektor. Musisi sekaligus drummer Slank, Bimbim, bahkan membandingkan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang pernah mengguncang Indonesia pada 1998.

Bimbim mengakui lonjakan dolar memberikan dampak langsung terhadap aktivitas bermusik Slank. Pasalnya, sebagian besar peralatan musik yang digunakan band legendaris tersebut masih bergantung pada produk impor.

"Iya, stick, senar... apa lagi? Dolar naik kita kena semua. Impor-impor semua itu," ujar Bimbim saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Menurut dia, dampak pelemahan rupiah tidak hanya dirasakan dalam kebutuhan produksi musik. Kenaikan harga barang impor juga mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat membeli bahan makanan dan kebutuhan rumah tangga.

"Anak-anak kan suka belanja di Ranch Market, begitu dolar... sepuluh... udah nggak ada harganya Rupiah kalau kita masuk ke... beli bahan-bahan yang impor gitu. Iyalah," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Anjlok, Dipa The Changcuters Keluhkan Harga Alat Musik hingga Biaya Konser Mahal

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Artis Ramai-Ramai Soroti Kondisi Ekonomi

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya: Masih dalam Batas Perhitungan Pemerintah

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok, Maskapai Penerbangan Masuk Survival Mode hingga Pangkas Rute Tak Efisien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal