Namun hari itu menjadi berbeda. Seusai makan, sang ibu tiba-tiba menepuk tangan pelan memanggil Nanda. Suaranya sudah lemah, nyaris tak terdengar.
"Aku bilang, ‘Kenapa, Ma?’ Mama bilang, ‘Tolongin mama dong, keserak air putih,’" kenangnya.
Momen itu sebenarnya bukan yang pertama. Sang ibu memang beberapa kali tersedak sebelumnya. Dengan sigap, Nanda mencoba menenangkan, membantu mengatur napas, hingga memasangkan oksigen seperti biasanya.
Tetapi kali ini, semuanya berubah.
Di tengah kepanikan dan usaha menyelamatkan sang ibu, Nanda mendengar kalimat yang membuat hatinya hancur. Sang ibu terus meminta pertolongan sambil menahan sesak.