Deretan Pantangan saat Tahun Baru Imlek, Tak Boleh Makan Bubur hingga Bersihkan Rumah

Mei Sada Sirait
Berikut deretan pantangan saat Tahun Baru Imlek yang masih dijaga sebagian masyarakat hingga kini. (Foto: Niko)

JAKARTA, iNews.id – Perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya identik dengan kumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan khas, tetapi juga dipenuhi berbagai pantangan yang diyakini memengaruhi keberuntungan sepanjang tahun. Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, apa yang dilakukan di awal tahun baru dipercaya dapat mencerminkan nasib dan rezeki di bulan-bulan berikutnya.

Menurut kepercayaan turun-temurun, perilaku dan ucapan sejak hari pertama Imlek hingga hari ke-15 kalender lunar harus dijaga. Hal tersebut diyakini dapat menghadirkan energi positif sekaligus menghindarkan keluarga dari kesialan di tahun yang baru.

Berikut deretan pantangan saat Tahun Baru Imlek yang masih dijaga sebagian masyarakat hingga kini.

Tidak Minum atau Menyeduh Obat

Pada hari pertama Imlek, mengonsumsi obat atau menyeduh ramuan dianggap membawa pertanda kurang baik. Tradisi ini meyakini bahwa minum obat di awal tahun bisa melambangkan sakit yang berlanjut sepanjang tahun.

Di beberapa daerah, bahkan ada kebiasaan memecahkan wadah obat tepat tengah malam sebagai simbol membuang penyakit. Ritual tersebut dipercaya sebagai bentuk harapan agar tubuh tetap sehat sepanjang tahun.

Jangan Membersihkan Rumah

Menyapu, mengepel, atau membuang sampah pada hari pertama Imlek dianggap sama dengan “menyapu” rezeki keluar dari rumah. Karena itu, banyak keluarga memilih membersihkan rumah sebelum malam pergantian tahun.

Dengan begitu, saat hari pertama tiba, mereka tidak lagi melakukan aktivitas bersih-bersih. Hal ini diyakini menjaga keberuntungan tetap berada di dalam rumah.

Hindari Kata-Kata Tidak Beruntung

Ucapan juga dipercaya memiliki kekuatan simbolik selama periode Imlek. Pembicaraan tentang kematian, penyakit, atau kemiskinan sebaiknya dihindari karena diyakini dapat menarik energi negatif.

Sebaliknya, masyarakat lebih memilih menggunakan kata-kata yang bermakna baik dan penuh harapan. Tradisi ini dilakukan demi menjaga suasana tetap positif sepanjang perayaan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Seleb
5 jam lalu

Setahun Dirahasiakan, Tina Toon Bagikan Potret Anak di Momen Imlek

Seleb
6 jam lalu

Deretan Artis Rayakan Imlek, Momen Hangat Penuh Kebersamaan

Nasional
6 jam lalu

Libur Panjang Imlek, 800 Ribu Lebih Kendaraan Lintasi Tol Regional Nusantara

Megapolitan
7 jam lalu

1.919 Personel Gabungan Disebar ke 165 Vihara di Jabodetabek, Kawal Perayaan Imlek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal