Fajar mengungkapkan antusiasme peserta tahun ini menunjukkan tren positif. Tidak hanya dari sisi jumlah pendaftar yang meningkat, kualitas para peserta juga dinilai semakin baik dan sesuai dengan karakter yang dibutuhkan oleh Miss Indonesia.
“Alhamdulillah kami melihat banyak potensi yang bagus, kemudian secara kriteria dan lain-lain juga bagus sesuai dengan kriteria yang kami cari,” katanya.
Menurut Fajar, perubahan usia peserta turut memengaruhi profil kandidat yang mengikuti audisi. Jika sebelumnya banyak peserta masih duduk di bangku sekolah atau baru memasuki masa perkuliahan, kini mayoritas peserta sudah berstatus mahasiswa aktif bahkan sebagian telah memiliki pengalaman kerja.
Kondisi tersebut dinilai memberikan nilai tambah karena para peserta memiliki wawasan yang lebih luas serta pengalaman yang dapat mendukung peran mereka sebagai duta Indonesia di tingkat global.
Meski demikian, aspek penilaian Miss Indonesia tidak hanya berfokus pada usia dan penampilan. Ajang ini tetap mencari perempuan yang memiliki kombinasi antara kecantikan, kecerdasan, bakat, prestasi akademik, serta kepedulian terhadap isu sosial.