Tak butuh waktu lama, Daehoon langsung bereaksi keras. Ia mengunggah ulang postingan tersebut ke Instastory dan meluapkan emosinya tanpa filter.
"Jujur, aku sudah menahan sampai tahap ini. Aku tidak pernah menjelekkan namamu," tulis Daehoon dengan nada tegas dan penuh amarah.
Bukan cuma soal sindiran, Daehoon juga menyoroti luka yang lebih dalam. Ia mempertanyakan empati Jule dan Safrie terhadap kondisi anak-anak mereka pascaperceraian yang disebut-sebut penuh drama.
"Apakah tidak ada rasa bersalah sedikit pun? Menghancurkan rumah tangga dengan 3 anak kecil di dalamnya? Apakah menurut kalian menghancurkan hidup 3 anak itu bisa disebut sebagai bercanda?" tegasnya.
Situasi makin memanas saat Daehoon melontarkan ultimatum keras. Ia meminta agar dirinya dan anak-anak tidak lagi diseret dalam hubungan Jule dan Safrie. Namun jika batas itu dilanggar, ia mengaku siap membuka semua yang selama ini disimpan rapat.
"Jangan ganggu aku dan anak-anak lagi. Kalau masih diteruskan, aku akan bongkar semuanya," ancamnya.
Ancaman tersebut langsung memicu spekulasi liar di publik. Hingga kini, Jule maupun Safrie belum memberikan klarifikasi atas tudingan dan amarah Daehoon.