“Kalau ada pekerjaan-pekerjaan atau hal-hal yang tidak biasa terjadi di rumah itu, biasanya memang dia yang dipercayakan untuk mengecek, entah memperbaiki atau sekadar memastikan kondisi,” jelas Sukardi.
Bahkan jauh sebelum kasus dugaan akses ilegal ini dilaporkan, Agung juga pernah diminta untuk memperbaiki CCTV di rumah Inara. Artinya, ini bukan kali pertama Agung mengakses CCTV di rumah Inara.
Kuasa hukum Agung pun mempertanyakan mengapa hal tersebut kini menjadi persoalan. Dia pun menegaskan yang dipermasalahkan oleh Inara dalam laporan ini adalah akses CCTV atau justru isi dari rekamannya.
“Apakah yang bermasalah aksesnya atau isi rekamannya?” ujarnya.