Meski sudah berada di kampung halaman, Nur mengaku masih mengalami tekanan psikologis dan rasa takut yang cukup besar. Dia menyebut sempat mendapat perlakuan yang membuatnya trauma selama bekerja.
Suami Nur yang mendampingi mengatakan sang istri bahkan sempat dicap sebagai buronan oleh pihak majikan, sehingga membuat kondisi psikologisnya semakin terganggu.
"Jadi takut kayak kalau lihat polisi saja takut jadinya. Soalnya yang si bu Erin bilang ke istri saya itu, 'kamu itu buronan polisi' katanya gitu. Alasannya apa Pak? Karena pencemaran nama baik katanya," kata suami Nur.