"Kalau kena matahari langsung, kadang perihnya bisa sampai lima hari," katanya.
Kondisi tersebut akhirnya memengaruhi pola aktivitas sehari-hari Atta. Untuk meminimalkan risiko iritasi pada kulit, dia mengaku lebih sering melakukan kegiatan di luar ruangan pada malam hari atau setelah matahari mulai terbenam.
Dengan cara itu, dia dapat tetap menjalankan aktivitas tanpa harus terlalu khawatir terhadap reaksi kulit yang muncul akibat paparan sinar matahari.