Ateng Pelawak Legendaris Berdarah Tionghoa, Bakatnya Ditemukan Pengasuh Sekolah

Muhammad Sukardi
Ateng pelawak legendaris yang memiliki darah Tionghoa bakat melucunya ditemukan pertama kali oleh seorang pengasuh sekolah. (Foto: Instagram)

Dari grup itu juga Ateng ternyata pernah bergabung dalam Bagio CS bersama S Bagio dan Iskak. Nasib terus menggiringnya di koridor industri pelawak sampai akhirnya Ateng membentuk Kwartet Jaya bersama Eddy Sud, Iskak, dan Bing Slamet pada 1967.

Dari sanalah kemudian nama Ateng benar-benar dikenal luas masyarakat Indonesia. Ayah dari dua anak tersebut pun kariernya terus melesat. Banyak judul film Ateng bintangi, itu semua dimulai pada 1960 dengan judul film pertama Si Djimat.

Lebih dari 20 judul film Ateng bintangi. Beberapa judul bahkan mencatut namanya saking pamornya sosok Ateng masa itu.

Ateng meninggal dunia pada 2003, tepatnya pada 6 Mei di Jakarta. Menurut beberapa informasi, sebelum menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Mitra Internasional Jatinegara, Ateng sakit karena adanya benjolan di tenggorokan.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Haji Bolot Semakin Sehat, Dokter Batasi Tamu yang Jenguk demi Pemulihan

57 tahun lalu

Kondisi Kesehatan Haji Bolot Semakin Membaik, Tak Lagi Dirawat di ICU

57 tahun lalu

Haji Bolot Ngeluh Minta Pulang, Bosan di Rumah Sakit

57 tahun lalu

Haji Bolot Membaik, Pengen Cepat-Cepat Pulang ke Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal