Keterangan Saksi Menyulut Emosi
Ammar mengakui emosinya sempat terpancing dalam persidangan. Hal itu dipicu oleh keterangan salah satu saksi, yakni Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar.
"Saya juga manusia biasa, saya kepancing (emosi) juga tadi," katanya.
Menurut dia, emosinya memuncak setelah nama anak-anaknya disebut dalam persidangan. Ammar menilai hal tersebut tidak ada kaitannya dengan perkara yang sedang dihadapinya.
"Ya, karena dia sudah membawa-bawa nama keluarga saya, sudah membawa nama anak-anak saya gitu. Dan ini nggak ada urusannya dan nggak ada kaitannya sama anak-anak saya, kan gitu," katanya.
Tudingan sebagai bandar narkoba juga membuatnya tersulut. Dalam keterangannya, saksi menyebut Ammar sebagai bandar narkotika yang mempekerjakan seorang kurir dari kalangan narapidana.
"Dan dia juga mengatakan secara jelas banget kalau saya ini sebagai apalah tadi, dibilang bandar atau apa. Jadinya kan saya amat terpancing gitu kan," terangnya.
"Padahal kejahatan ini dilakukan oleh oknum-oknum gitu," kata Ammar.