"Kalau aneh-aneh sih puji Tuhan saya percaya sama Tuhan saya yang besar banget, jadi saya nggak percaya dengan hal-hal itu. Tapi kan ini juga namanya mengganggu ya, mengganggu orang-orang yang ada di rumah, tetangga-tetangga saya, itu udah buat saya jadinya malu sendiri bahkan," ujarnya.
Amanda menduga aksi tersebut dilakukan untuk mengganggu kehidupan pribadinya. Menurut dia, pelaku ingin merusak hubungan asmara yang saat itu sedang dijalaninya dengan pria yang kini menjadi suaminya.
"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin. Kalau misalkan saya cari tahu, kayak tanah kuburan menurut saya itu kayak mau mencelakai ya," ucapnya.
Selain dugaan teror mistis, Amanda juga mengaku mengalami kerugian materiil hingga Rp3 miliar dalam kurun waktu delapan bulan. Dia menduga uang tersebut digelapkan oleh mantan karyawannya.
Amanda menyebut uang hasil dugaan penggelapan itu digunakan pelaku untuk memenuhi gaya hidup mewah, mulai dari transaksi digital dalam jumlah besar, berlibur ke luar negeri, hingga mengunjungi kelab malam di Bali.
Kini Amanda memilih menempuh jalur hukum agar kasus dugaan penggelapan beserta rangkaian tindakan yang dialaminya dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih **bombastis** dengan gaya khas iNews.id agar berpotensi mendapat klik lebih tinggi.