Di mata Mei, Temon adalah sosok yang sama hangatnya di luar panggung seperti ketika tampil menghibur masyarakat. Keramahan dan selera humornya membuat siapa pun merasa nyaman saat berada di dekatnya.
"Kalau saya sih kenalnya cuma pas Temon di luar itu aja suka lucu-lucuan. Beliau kan lucu ya, itu aja. Enggak banyak ngobrol-ngobrol, tapi kalau ada ini ya suka lucu-lucuan, ketemu aja memang orangnya lucu," pungkasnya.
Meski terpisah ribuan kilometer, kepergian Temon tetap menjadi kehilangan besar bagi Cing Abdel. Persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun kini hanya menyisakan kenangan, sementara ucapan perpisahan yang lebih dulu diunggahnya di media sosial menjadi ungkapan duka terakhir untuk sahabat yang telah menemaninya menghibur masyarakat Indonesia.