Sholawat dari Allah kepada Nabi SAW adalah sebagai rahmat dan keridhaan. Sedangkan sholawat para malaikat kepada Nabi SAW adalah sebagai doa dan istighfar. Sedangkan sholawat umat Muhammad SAW adalah doa dan pengagungan kepada Rasulullah SAW.
Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW juga sangat besar kutamaannya karena akan mendapat syafa'at atau pertolongan kelak di hari kiamat. Rasulullah SAW pernah bersabda:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ؛ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً".
Artinya. Dari Abdullah ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Orang yang paling berhak mendapat syafaatku kelak di hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca salawat untukku.
Ada banyak ragam sholawat Nabi Muhammad. Yakni, sholawat ma'tsurah dan ghairu ma'tsurah. Sholawat ma'tsurah diucapkan Rasulullah SAW langsung kepada sahabatnya. Sedangkan sholawat ghairu ma'tsurat redaksinya dibuat para sahabat, tabiin dan orang-orang saleh.