Sejarah Idul Adha dan Hikmah di Balik Berkurban, Kisah Teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

Inas Rifqia Lainufar
Sejarah Idul Adha dan hikmah di balik berkurban (Foto: Freepik)


Artinya: “Ya Tuhan kami sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di suatu lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumahmu (Baitullah) yang dimuliakan. Ya Tuhan kami (sedemikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah gati sebagia manusia cenderung kepada mereka dan berizkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”

Dari ayat tersebut diketahui bahwa Nabi Ibrahim telah mendapat perintah dari Allah untuk menempatkan istrinya, Siti Hajar bersama Nabi Ismail putranya, yang saat itu masih menyusu. 

Tak tanggung-tanggung, keduanya ditempatkan di suatu lembah yang tandus, gersang, dan tidak tumbuh sebatang pohon pun. Karena begitu tandus, Siti Hajar bahkan sempat kehabisan air minum hingga tidak bisa menyusui Nabi Ismail.

Beliau pun begitu panik ketika Nabi Ismail menangis tanpa henti saat kehausan dan mencari air ke sana kemari sambil berlari-lari kecil di antara bukit Safa dan Marwah sebanyak 7 kali. 

Saat sang ibu mondar-mandir mencari air, Nabi Ismail menghentakkan kakinya ke tanah.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Libur Panjang, 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

57 tahun lalu

Viral Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan TIW, Siapa Pengirimnya?

57 tahun lalu

Hari Tasyrik Sampai Kapan? Ini Amalan dan Larangannya bagi Umat Islam

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal