Artinya: Aku niat puasa pada hari esok untuk melaksanakan kewajiban pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.
Terdapat perbedaan pendapat mengenai cara membaca niat puasa Ramadhan. Sebagian orang mengatakan bahwa niat puasa cukup diucapkan di dalam hati saja.
Sedangkan sebagian lagi berpendapat bahwa niat harus dilafalkan dalam hati sekaligus lisan. Dalam hal ini, Sayid Bakri dalam kitab I’anatu Thalibin mengatakan, “Niat itu dengan hati, dan tidak disyaratkan mengucapkannya. Tetapi mengucapkan niat itu disunnahkan.”
Tak hanya itu, ada juga pendapat yang mengatakan bahwa niat cukup dilakukan dengan kehendak hati. Dengan demikian, melafalkan bacaan niat apapun tidak diperlukan.
Imam An Nawawi dalam Raudhah at-Thalibin (1:268) berkata:
لا يصح الصوم إلا بالنية ومحلها القلب ولا يشترط النطق بلا خلاف
“Tidak sah puasa kecuali dengan niat, dan tempatnya adalah hati. Dan tidak disyaratkan harus diucapkan, tanpa ada perselisihan ulama."