Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syawal, Teks Arab dengan Artinya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan sekaligus puasa ayyamul bidh di Bulan Syawal. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Umat islam berkesempatan meraih pahala berlipat ganda pada bulan April 2026 ini. Niat puasa qadha Ramadhan yang digabung dengan puasa ayyamul bidh di Bulan Syawal menjadi informasi penting yang patut diketahui.

Bulan Syawal merupakan bulan ke-10 dalam kalender Hijriah dan disebut sebagai bulan peningkatan ibadah. Kata “Syawal” berasal dari bahwa Arab, yaitu syala yang berarti irtafa’a, naik atau meninggi. Orang Arab biasa berkata, syala al-mizan (naik timbangan), idza irtafa’a (apabila ia telah meninggi).

Salah satu amalan di Bulan Syawal yakni menjalankan ibadah puasa sunnah 6 hari. Selain itu, mengganti puasa bagi yang memiliki utang dengan melakukan qadha puasa Ramadhan.

Para ulama sepakat secara Ijma’ bahwa orang yang diwajibkan mengqadha’ puasanya harus melakukannya setelah bulan Ramadhan hingga sebelum menjelang Ramadhan selanjutnya. Serta diharamkan melakukan qadha puasa di hari-hari yang diharamkan.

Puasa Qadha Ramadhan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin, namun jika belum sempat menunaikan qadha’ puasa, maka bulan Sya’ban merupakan batas akhir untuk membayar hutang puasa tersebut.

Dilansir dari buku Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah karya Ustaz Hanif Luthfi Lc, banyak orang yang punya utang Puasa Ramadhan berniat menggantinya pada hari-hari atau bulan tertentu seperti Puasa Rajab, Dzulhijjah, Muharram, Dzulqa'dah maupun dengan Puasa Senin-Kamis dan Puasa Ayyamul Bidh.

Sayyid Bakri dalam Kitab I‘anatut Thalibin menerangkan orang yang berpuasa pada hari-hari tertentu yang sangat dianjurkan untuk dipuasakan akan mendapatkan keutamaan sebagai mereka yang berpuasa sunnah pada hari tersebut, meskipun niatnya adalah qadha puasa atau puasa nazar.

Nah, berikut ini niat puasa syawan sekaligus qadha ramadhan bagi yang ingin menjalankannya untuk melunasi utang puasa wajib.

Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ وَسُنَّةِ
ايام البيض ِللهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu Shauma Ghadin 'An Qadha'i Fardi Syahri Ramadhana wa sunnati ayyamul biidh lillaahi Ta'Ala.

Artinya: “Saya berniat melakukan puasa besok untuk mengqadha kewajiban puasa di bulan Ramadhan dan sunah puasa ayyamul bidh karena Allah Ta’ala.”

Niat harus dilakukan pada malam harinya atau saat makan sahur. Syarat ini mendasarkan pada Hadits Rasulullah SAW.

 “من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له”- 

"Siapa yang tidak menetapkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya".

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Jateng
10 hari lalu

Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal, Teks Arab dan Artinya

Muslim
11 hari lalu

Niat Puasa Syawal Sekaligus Qadha Ramadhan, Teks Arab dan Artinya

Muslim
12 jam lalu

Begini Reaksi Orang Tua di Alam Kubur Ketika Diziarahi pada Hari Jumat

Muslim
20 jam lalu

Bacaan 10 Ayat Pertama Surat Al Kahfi: Teks Arab dan Artinya Lengkap Keutamaanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal