14. Nabi Musa as
Kisah Nabi Musa alaihi salam (AS) diutus oleh Allah untuk Bani Israil di Mesir. Kisah Nabi Musa As ini diabadikan dalam Alquran.
Selain untuk menyelamatkan kaumnya dari kekafiran, Musa juga diutus untuk menyadarkan penguasa Mesir saat itu, yakni Firaun yang menahbiskan dirinya sebagai tuhan.
Kesombongan dan kekejaman Firaun itu membuat masyarakat Mesir takut dan tunduk kepadanya. Firaun juga tak segan membunuh bayi laki-laki karena dianggap akan mengganggu kerajaannya.
Dalam Alquran, sewaktu bayi Musa sengaja dihanyutkan oleh ibunya, Aminah di Sungai Nil agar tidak dibunuh oleh bala tentara dan pengawal Firaun. Tindakan ibu Musa saat itu karena mendapat ilham dari Allah.
Sifat Nabi Musa
1. Sabar dalam menyampaikan risalah
2. Tak pernah gentar menghadapi musuh
3. Taat perintah Allah
Mukjizat Nabi Musa as
1. Tongkat berubah jadi ular besar
2. Membelah lautan
3. Tangan bercahaya
4. Paceklik
5. Wabah belalang, kutu, katak, dan darah.
6. Kitab Taurat
7. Bergelar Ulul Azmi
15. Nabi Harun as
Kisah Nabi Harun alaihi salam (AS) merupakan saudara Nabi Musa AS yang sama-sama diutus untuk Bani Israil. Tidak disebutkan rinci berapa perbedaan usia anatar Musa dan Harun. Namun, menurut mufasir Nabi Harun lahir lebih dulu dibanding Musa.
Berbeda dengan Musa yang lahir bertepatan dengan masa di mana semua bayi laki-laki di zaman Firaun dibunuh. Nabi Harun AS lahir di masa jeda Raja Firaun membunuh anak laki-laki. Firaun menyelingi kebijakannya itu untuk mencegah punahnya anak laki-laki. Kebijakan Firaun itukarena kekhawatirannya ada keturunan Bani Israil yang akan menjadi raja dan menjadi penantang kekuasaannya sesuai nasihat dari penasihat istana.
Nabi Harun dan Musa meski keduanya diasuh berbeda oleh dua perempuan mulai, namun memiliki keterikatan batin. Hal ini terlihat saat keduanya baru bertemu setelah dewasa dan diangkat menjadi nabi.
Sifat Nabi Harun
1. Penyabar
2. Cerdas
3. Patuh perintah Allah
Mukjizat Nabi Harun
1. Pandai berdiplomasi
2. Ahli siasat
16. Nabi Dzulkifli as
Kisah Nabi Zulkifli Alaihi Salam (AS) merupakan salah satu utusan Allah yang diutus untuk Bani Israil. Nabi Zulkifli dikenal sebagai sosok yang memenuhi janji dan amanah, penyabar, jujur, dan sanggup menanggung risiko maupun kesulitan dari dakwah yang dilakukan kepada kaumnya.
Kisah Nabi Zulkifli ini diabadikan dalam Alquran surat Al Anbiya ayat 85-86 dan Shad ayat 48.
Sifat Nabi Dzulkifli
1. Adil dalam bertindak
2. Saleh
3. Bijaksana
4. Jujur
17. Nabi Daud as
Kisah Nabi Daud Alaihisalam (AS) merupakan salah satu nabi yang diutus Allah SWT untuk Bani Israil. Nama Nabi Daud ini tercatat 16 kali dalam Alquran.
Ibn Katsir menerangkan silsilah nabi Daud. Disebutkan bahwa Daud adalah putera dari Isyar ibn Uwaid ibn ’Abir ibn Salmun ibn Nakhsun ibn Uwainadzab ibn Aram ibn Hashrun ibn Farash ibn Yahudza ibn Yakub ibn Ishak ibn Ibrahim.
Sifat Nabi Daud
1. Penyabar
2. Patuh perintah Allah
3. Selalu berzikir
4. Pemberani
Mukjizat Nabi Daud
1. Melunakan besi dan membuat baju besi
2. Kitab Zabur
3. Menundukan gunung-gunung dan bertasbih bersama burung-burung.
18. Nabi Sulaiman as
Kisah Nabi Sulaiman alaihi salam (AS) merupakan putra Nabi Daud AS yang memiliki silsilah langsung dengan nabi Ibrahim AS. Allah SWT juga telah melimpahkan kepada Nabi Sulaiman nikmat-nikmat berupa kerajaan yang sempurna dan kekuasaan yang besar, sehingga ditundukkan baginya manusia, jin, dan burung-burung.
Dalam Kisah Nabi Sulaiman juga dianugerahi ilmu bahasa burung, ini merupakan suatu pemberian yang belum pernah diberikan kepada seorang manusia pun.
Sifat Nabi sulaiman
1. Pandai bersyukur
2. Penyabar
3. Saleh
4. Patuh perintah Allah
Mukjizat Nabi Sulaiman as
1. Memiliki kerajaan megah dan luas
2. Menundukan angin
3. Memiliki bala tentara jin dan hewan
19. Nabi Ilyas as
Kisah Nabi Ilyas alaihisalam (as) diutus Allah SWT untuk menyeru kaum Bal di Kota Ba'albak atau Baalbek, Lebanon. Wahb ibnu Munabbih mengatakan Allah mengutus Ilyas as kepada kaum Bani Israil sesudah Hizqil as (Hezkiel). Saat itu kaumnya menyembah berhala yang disebut Bal. Lalu Ilyas menyeru mereka untuk menyembah Allah, dan mencegah mereka dari menyembah kepada selain Allah.
Menurut Wahb, Nabi Ilyas as merupakan putra Nissi ibnu Fanhas ibnul Aizar ibnu Harun ibnu Imran. Menurut Ibn Ishaq, sebagaimana dikutip oleh Muhammad Washfi dalam Tarikh al-Anbiya’ wa ar-Rusul (hlm 249), Ilyas adalah putera Yusa ibn Fanhash ibn al-‘Izar ibn Harun saudaranya Musa.
Nama Nabi Ilyas ‘alaihi as-salam disebut dalam Al-Qur’an 2 kali, pertama pada Surat Al-An’am 85, dan kedua Surat Ash-Shaffat ayat 123.
Sifat Nabi Ilyas as:
1. Penyabar
2. Patuh perintah Allah
Mukjizat Nabi Ilyas as