Bahkan, dalam ayat 56 dari Surat Al Ahzab dinyatakan bahwa bukan hanya manusia yang mengirimkan sholawat, tetapi juga para malaikat.
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Arab latin: Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna 'alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ 'alaihi wa sallimụ taslīma
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya," (QS Al Ahzab: 56)
Mengutip dari buku Rahasia Dahsyat sholawat Keajaiban Lafadz Rasulullah SAW karya Ustaz M Kamaluddin S Pd I MM, sholawat nariyah disunnahkan dibaca setelah shalat wajib. Lebih utama lagi jika membaca Surat Al-Fatihah sebelum membaca sholawat Nariyah.