Kultum Ramadan: Makna Lailatul Qadar dan Keutamaannya

Kastolani Marzuki
I'tikaf merupakan salah satu cara untuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Bulan Ramadhan memiliki  banyak keistimewaan. Salah satu di antaranya adalah Lailatul Qadar, satu malam yang oleh Alquran dinamai "lebih baik daripada seribu bulan". 

Tetapi, apa dan bagaimana malam itu? Apakah ia terjadi sekali saja yakni pada malam ketika turunnya Alquran 15 abad yang lalu atau terjadi setiap bulan Ramadan sepanjang sejarah? 

Bagaimana kedatangannya, apakah setiap orang yang menantinya pasti akan mendapatkannya? Benarkah ada tanda-tanda fisik material yang menyertai kehadirannya (seperti membekunya air, heningnya malam dan menunduknya pepohonan,dan sebagainya)? 

Yang pasti, dan ini harus diimani oleh setiap Muslim berdasarkan pernyataan Alquran, bahwa "Ada suatu malam yang bernama Lailat Al-Qadr"(QS 97:1) dan bahwa malam itu adalah "malam yang penuh berkah di mana dijelaskan atau ditetapkan segala urusan besar. 

Mufasir Indonesia, Quraish Shihab dalam bukunya “Membumikan Alquran” menjelaskan, kata qadr sendiri paling tidak digunakan untuk tiga arti: Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al Qadr dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat Singkat 13 Maret 2026: Meraih Kemuliaan Lailatul Qadar

57 tahun lalu

Tata Cara I'tikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadhan, Niat dan Keutamaan

57 tahun lalu

Kisah Nabi Sam'un Al Ghazi di Balik Malam Lailatul Qadar yang Penuh Kemuliaan

57 tahun lalu

Celine Evangelista Masih Umrah di Penghujung Ramadhan: Kejar Lailatul Qadar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal