JAKARTA, iNews.id - Kisah LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) kembali mencuat. Dalam ajaran Islam, LGBT atau suka sesama jenis sangat dilarang dan merupakan perbuatan keji yang dosanya sangat besar.
Menurut Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis, Islam telah mengharamkan dan mengutuk perbuatan LGBT.
Cholil menilai, LGBT merupakan sebuah ketidaknormalan. Oleh karena itu, sepatutnya LGBT tidak boleh dibiarkan begitu saja, apalagi dengan dalih toleransi.
LGBT memang bukan hal baru. Jauh sebelumnya, sudah ada kisah LGBT pada zaman Nabi Luth Alaihi salam (as).
Nabi Luth merupakan putra Ibnu Haran ibnu Azar, yaitu anak saudara lelaki Nabi Ibrahim Al-Khalil AS. Dia telah beriman bersama Nabi Ibrahim dan hijrah ke tanah Syam bersamanya.