زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ}
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Dari atas mimbar khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi, untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan cara melaksanakan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari seluruh yang diharamkan.
Kaum Muslimin rahimakumullah,
Dalam kesempatan khutbah pada siang hari ini, khatib akan menyampaikan khutbah dengan tema cinta dunia takut mati.
Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Dawud dan Imam Ahmad. Nabi SAW bersabda, "Akan datang suatu umat yang kafir dan sesat memperebutkan kalian seperti orang-orang yang rakus memperebutkan hidangan mereka. Lantas seorang sahabat bertanya, apakah pada waktu itu jumlah kami sedikit? Jawab Nabi, tidak. Jumlah kalian banyak, tetapi kualitas kalian seperti buih. Sebab telah hilang rasa takut dari musuh kalian, karena tertimpa penyakit wahn. Apa wahn itu? Yaitu cinta dunia dan takut mati.
Orang yang rakus dunia, akan berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh kepentingan dunianya. Orang-orang yang mudah tertular virus cinta dunia dan takut mati adalah orang yang tidak percaya hari akhir.