Ciri-Ciri Idgham mutajinsain kabir yakni bertemua dua huruf hijaiyah yang makhrajnya sama namun berbeda sifat dan keduanya sama-sama berharakat.
Adapun hukum bacaan Idgham Mutajanisain Kabir yang benar sesuai kaidah ilmu tajwid yakni wajib dibaca idzhar (jelas). Menurut para ulama qiro’at, di antarnya Imam As-Sakhowi menjelaskan penggunaan Idghom Kabir hanya dalam Qiro’at imam Abu Amr Al-Bashri Riwayat As-Susi.
Sedangkan kebanyakan di Indonesia mengikuti Imam Ashim Riwayat Hafs yang menyatakan Idgham Mutajanisain Kabir dibaca Idzhar bukan Idgham.
Dalam qiraah Imam ‘Ashim tidak berlaku idgham kabir. Namun ada beberapa kata yang diidghamkan di mana keduanya berharakat namun secara tulisan pun sudah diidghamkan.
1. Surat An Naziat Ayat 2
وَّالنّٰشِطٰتِ نَشْطًاۙ
Latin: Wannaa syithaati nasythaa.
Penjelasan: terdapat huruf tha dan ta yang sama-sama berharakat
2. Surat An Naziat Ayat 32
وَالْاَرْضَ بَعْدَ ذٰلِكَ دَحٰىهَاۗ
Latin: Wal Ardha ba'da dzaalika dahaaha
3. Surat An Naziat Ayat 34
فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ
Latin: Faidzaa jaaa atit thaaamatil kubra
4. Surat An Naba Ayat 40
وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرَابًا
Latin: Wayaquulul kaafiru yaa laytanii kuntu turaaba
5. Surat At Takwir Ayat 20
ذِيْ قُوَّةٍ عِنْدَ ذِى الْعَرْشِ مَكِيْنٍۙ
Latin: Dziii quwwatin 'indadzil 'arsyi makiin
Demikian penjelasan mengenai huruf Idgham Mutajanisain Kabir serta ciri-cirinya yang perlu diketahui agar bisa membaca Al Quran dengan benar.
Wallahu A'lam