Kandungan lainnya dalam Surat Al Jumuah ayat 9-10 yakni anjuran untuk banyak-banyak mengingat Allah saat melakukan transaksi jual beli dan saat menerima dan memberi, serta jangan disibukkan oleh urusan dunia hingga melupakan hal yang bermanfaat di negeri akhirat nanti.
Surat Al Jumuah ayat 9-10
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (9) فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (10
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu untuk mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS. Al Jumuah ayat 9-10).
Berikut penjelasan detail hukum bacaan tajwid dalam Surat Al Jumuah ayat 9-10 lengkap beserta penjelasan dan cara bacanya.
1. Mad Jaiz Munfasil
Hukum tajwid Surat Al Jumuah ayat 9-10 pertaa yakni terdapat mad jaiz munfasil. Hukum tajwid ini terdapat pada awal ayat yakni يَا أَيُّهَا (Yaa ayyuha).