Suaranya berubah menjadi mim sukun diiringi dengan suara dengung kurang lebih 2 harakat. Oleh karena itu, Iqlab sering ditandai dengan huruf mim kecil (م) di dalam Al Quran. Sebagai contoh adalah pada kalimat berikut:
QS Al-Humazah ayat 4:
-كَلَّا لَيُنۡۢبَذَنَّ فِى الۡحُطَمَة
Pada ayat di atas, terdapat nun sukun bertemu dengan huruf ba, sehingga potongan lafal tersebut dibaca menjadi kalla layum ba dzanna fil huthamah.
Berbeda dengan Iqlab, Waqaf Lazim juga memakai tanda huruf mim kecil (مـ). Waqaf artinya berhenti, sedangkan lazim artinya harus, yakni harus berhenti di akhir kalimat sempurna.
Wakaf Lazim disebut juga Wakaf Taamm (sempurna) karena waqaf tersebut terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya.
Jadi sedang Al Quran dan menemukan tanda Waqaf Lazim, itu artinya harus berhenti membaca. Waktu berhenti dapat dimanfaatkan untuk mengambil napas terlebih dahulu sebelum melanjutkan bacaan berikutnya.
تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍۘ مِنْهُمْ مَّنْ كَلَّمَ اللّٰهُ وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَجٰتٍۗ
Pada penggalan ayat di atas, terdapat tanda waqaf lazim (مـ) setelah lafadz بَعْضٍ , maka diharuskan untuk berhenti membaca selama beberapa saat. Wallahualam bissawab