3. Ikhfa haqiqi terdapat pada kalimat (أَنْتُمْ). Sebabnya, ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf kaf. Dibaca samar.
4. Ikhfa Syafawi terdapat pada kalimat (أَنْتُمْ بَرِيئُونَ) sebabnya ada mim mati bertemu huruf ba. Cara membacanya didengungkan dengan samar.
5. Ghunnah Musyaddah terdapat pada kalimat (مِمَّا) karena ada huruf mim yang bertasydid. Dibaca dengung.
6. Idgham Bighunnah terdapat pada kalimat (ءٌ مِمَّا) karena ada dhomahtain bertemu huruf mim. Dibaca dengung.
7. Ghunnah Musyaddah terdapat pada kalimat (مِمَّا) karena ada huruf mim yang bertasydid. Dibaca dengung.
8. Mad Aridh Lissukun terdapat pada kalimat (تَعْمَلُونَ) karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Boleh diibaca panjang 2 harakat, 4 atau 6 harakat.