Wa laa taquuluu limai yuqtalu fii sabiilil laahi amwaat; bal ahyaaa'unw wa laakil laa tash'uruun
Artinya: Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. Al Baqarah: 154)
Untuk memahami lebih rinci mengenai hukum tajwid ayat tersebut, berikut ini uraian detail dan penjelasannya yang dilansir iNews.id, Jumat (26/8/2022).
1. وَلَا = Mad thobi’i. Karena ada sebelum alif sukun/mati ada huruf yang ber fathah. Dibaca panjang 1 alif/dua harakat.
2. تَقُوْلُوْا = Mad thobi’i. Karena ada sebelum wawu sukun/mati ada huruf yang ber dhammah. Dibaca panjang 1 alif/dua harakat