Hakikat Qurban dalam Islam, Tidak Sebatas Wujud Ketaqwaan kepada Allah

Rilo Pambudi
Hakikat qurban (Foto: Istimewa)

Hakikat Qurban dalam Islam

Menukil laman resmi Muhammadiyah, disyariatkannya qurban dalam Islam adalah bagian dari ibadah. Dalam QS. al-Hajj ayat 34-37, telah dijelaskan status dan fungsi kurban serta semangat yang harus menyertainya.

Nabi Muhammad melaksanakan qurban dengan menyembelih 2 ekor kambing, di mana 1 ekor diniatkan untuk keluarganya (Bani Hasyim) dan 1 lainnya untuk umatnya.

Menurut Hamim, pelaksanaan qurban yang dilakukan Nabi Saw ini merupakan upaya demitologisasi. Sebab, masyarakat Arab pada masa jahiliyah juga melakukan kurban, tetapi bukan untuk Allah melainkan sebagai sesaji.

Dalam ajaran Islam, hakikat kurban adalah ketundukan kepada Allah yang mengungkapkan kehendak-Nya dalam 3 ayat (qauliyah, kauniyah, dan tarikhiyah) untuk membebaskan manusia dari kerugian dan kehidupan yang kotor.

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
2 tahun lalu

5 Berita Populer: Teks Khutbah Jumat tentang Qurban hingga Bus Rombongan SMK Kecelakaan 

2 tahun lalu

Masjid Bimantara Bersyukur Kerja Sama Penyaluran Hewan Kurban dengan MNC Peduli: Semoga jadi Wasilah Keberkahan

3 tahun lalu

Waktu Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha, Kapan yang Terbaik? Ini Ketentuannya

3 tahun lalu

Sejarah Qurban, Ternyata Sudah Ada sebelum Agama Islam Datang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal