Sabig At-Tamimi datang kepada Umar ibnul Khattab r.a., lalu bertanya, "Hai Amirul Mu’minin, ceritakanlah kepadaku tentang makna az-zariyati zarwa." Maka Umar ra menjawab, "Itu adalah angin yang bertiup kencang. Seandainya aku tidak mendengar Rasulullah Saw. mengatakannya, tentulah aku tidak akan mengatakannya."
Angin kencang yang didatangkan ada kalanya merupakan bantuan Allah SWT kepada Nabi SAW seperti saat terjadi perang khandaq. Saat itu, Nabi SAW dan para pejuang Muslim dikepung pasukan musuh.
Lalu, Allah SWT menurunkan bala tentaranya yang tidak etrlihat oleh mata yakni berupa angin kencang.
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَاءَتْكُمْ جُنُودٌ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا}
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu lihat. (Al-Ahzab: 9)
Mujahid mengatakan bahwa angin topan tersebut adalah angin saba (angin yang sangat dingin lagi keras tiupannya).