Doa ini bersumber dari riwayat Imam Muslim melalui Abu Al-Yasar. Doa ini tidak hanya untuk gempa, tetapi juga bisa dibaca saat terjadi musibah atau bencana lain, seperti angin topan.
Doanya adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
Allahumma inni as-aluka khoiroha wa khoiro ma fiha wa khoiro ma ursilat bihi wa a’udzu bika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri ma ursilat bihi.
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan atas segala yang terjadi, kebaikan di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirimkan melalui peristiwa ini. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan di dalamnya, dan keburukan yang Engkau kirimkan bersamanya.
Keutamaan doa ini adalah bahwa Allah SWT akan memberikan kebaikan dan keselamatan kepada orang yang membacanya dari segala musibah. Doa ini juga mencerminkan pengakuan bahwa segala yang terjadi adalah atas izin dan kehendak Allah SWT, serta bahwa kita hanya memohon pertolongan kepada-Nya.
Doa ini bersumber dari riwayat Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah melalui Anas bin Malik. Disarankan untuk dibaca tetapi tidak didengar oleh orang yang terkena musibah. Doanya adalah: