Dalil Puasa Syawal Menurut Hadits Nabi SAW, Berikut Bacaan Niat dan Artinya

Kastolani Marzuki
Dalil puasa syawal sesuai hadits Nabi SAW adalah sunnah. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Puasa Syawal sudah lazim dijalankan masyarakat Muslim Indonesia selama enam hari setelah berlebaran. Dalil puasa Syawal menurut jumhur ulama, selain madzhab al-Malikiyah, menyandarkan pendapat mereka bahwa puasa 6 hari syawal itu dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahih-nya.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Ayyub al-Anshariy, bahwa Nabi SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh” (HR Muslim, Kitab al-Shiyam, Bab Kesunahan puasa 6 hari syawal)

Dalam hadits sahabat Abu Ayyub al-Anshariy ini ada pahala yang dijanjikan oleh Allah swt kepada muslim tapi tanpa ada ancaman untuk mereka yang tidak mengerjakan. Artinya ini adalah anjuran, yang berarti sebuah kesunnahan. Dan bukan sebuah kewajiban karena tidak ada ancaman dalam meninggalkannya.

Sebagian orang meragukan hadis berpuasa enam hari di bulan Syawal, akan tetapi keraguan itu terbantahkan oleh bukti-bukti periwayatan hadis. Perhatikan ungkapan Syekh Abdullah bin Abdul al-Bassam berikut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Keutamaan Puasa Syawal Bagi Umat Islam, Nomor 5 Pahalanya Setara Setahun

57 tahun lalu

Niat Puasa Syawal Sekaligus Qadha Ramadhan, Arab, Latin, dan Artinya

57 tahun lalu

Hukum Puasa Syawal: Dianjurkan dan Penuh Keutamaan

57 tahun lalu

Puasa Syawal 2023 Berakhir Kapan? Simak Jadwal, Bacaan Niatnya dan Keutamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal