Jika ingin meraup pahala orang yang berpuasa, salah satu caranya adalah dengan memberikan hidangan berbuka bagi orang lain yang tengah berpuasa, khususnya yang kurang mampu.
Dengan sedekah dalam bentuk demikian, maka seseorang dijamin dapat memperoleh pahala orang yang telah berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala bagi yang berpuasa. Hal itu pernah diriwayatkan dalam satu hadits yang masyhur.
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192, dari Zaid bin Khalid Al-Juhani. At-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).
Salah satu yang membedakan antara puasa umat muslim dengan umat terdahulu terletak pada sahur. Sahur menjadi salah satu keutamaan dalam puasa Ramadhan.
Sedekah dalam bentuk memberikan makan sahur kepada tetangga atau orang lain yang berkekurangan sama dahsyatnya seperti memberikan sedekah berbuka. Apalagi, sahur sendiri telah membawa keberkahan bagi yang melakukannya.