Contoh Hukum Bacaan Qalqalah Kubra

Kastolani Marzuki
Contoh hukum bacaan qalqalah kubra dalam Alquran. (Foto: ist)

Contoh Hukum Bacaan Qalqalah Kubra dalam Surat Al Ikhlas ayat 1-4:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallaahu ahadd

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allahush shomadd

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalidd walam yuuladd

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Wa lam yakunlahuu kufuwan ahadd

2. Surat Al Falaq 1-5

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ - ١

Latin: Qul A'uudzu Birabbil Falaqq

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
113:2

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ - ٢

Minngsyarri maa kholaqq

dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,

113:3

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ - ٣

Wa minng syarri ghaasiqin idzaa wa qabb

dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
113:4

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ - ٤

Waminng Syarrin naffaatsaati fil uuqodd

dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
113:5

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ - ٥

Waminng syarri khaasidin idzaa hasadd.

dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

3. Surat Al Lahab 1-5

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
111:1

تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ - ١

Tabbat yadaa abii lahabiw watabb

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!
111:2

مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ - ٢

Maa aghnaa 'anhu maa luhuu wamaa kasabb

Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
111:3

سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ - ٣

Sayashlaa naaranng dzaata lahabb

Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).
111:4

وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ - ٤

Wamra atuhuu khamma latal khathobb

Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
111:5

فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ ࣖ - ٥

Fii jiidihaa habblum minmasadd

Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.

Contoh hukum bacaan Qalqalah Sugra:

1. Dibaca dengan mantap dan memantul

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ

Innasyaaniaka huwal abtar (abetar). (QS. Al Kautsar: 3)

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

اَلَمْ يَجْعَلْ  كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍ

Alam Yaj'al kaidahum fii tadhliilin.

Artinya: Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan kabah) itu sia-sia. (QS. Al Fiil:2)

Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid

Para ulama berpendapat bahwa hukum bagi mempelajari ilmu tajwid itu adalah fardu kifayah. Maksudnya jika di antara Muslim sudah ada yang mempelajari teori dan istilah di dalam ilmu tajwid,  kewajiban tersebut menjadi gugur untuk orang yang lain. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 190-191 per Kata Beserta Alasannya

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Kata Allah, Begini Penjelasan Rinci, Cara Baca dan Contohnya

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Kata Dunya, Idzhar atau Idgham Bighunnah? Ini Penjelasan dan Cara Bacanya

57 tahun lalu

10 Contoh Bacaan Mad Wajib Muttasil dalam Al Quran, Lengkap Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal