Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari, Lengkap Arab, Latin, Artinya dan Keutamaan

Kastolani Marzuki
Ilustrasi bacaan niat puasa Syawal 6 hari yang dianjurkan. (Foto: Ist)

Sedangkan untuk puasa yang bukan fardhu atau puasa sunnah, para ulama sepakat tidak mensyaratkan niat sebelum terbit fajar. Jadi boleh berniat puasa meski telah siang hari asal belum makan, minum atau mengerjakan sesuatu yang membatalkan puasa.

Jumhur ulama yakni mazhab Syafi'i, Hanbali dan Hanafi menyatakan hukum berpuasa enam hari di bulan Syawal adalah sunnah. Sedangkan Mazhab Maliki menghukumi makruh. 

Ustaz Ahmad Zarkasih LC dari Rumah Fiqih Indonesia menjelaskan, kalangan ulama terdapat perbedaan pendapat mengenai hukum puasa Syawal. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar dan sudah lama terjadi sejak 13 abad lalu. 

"Kalau nanti ada yang mengatakan bahwa puasa 6 hari syawal itu bukanlah sebuah kesunahan, dan malah hukumnya itu makruh, tidak perlu kaget dan tidak usah marah. Pendapat seperti itu bukan sesuatu yang baru, bukan juga pendapat yang baru lahir kemarin sore. Justru pendapat tersebut sudah ada sejak 13 abad tahun lalu," kata Ustaz Ahmad Zarkasih.

Niat Puasa Syawal 6 Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali lillaahi ta’aala

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapan Puasa Asyura 10 Muharram 2026? Cek Jadwal, Niat dan Keutamaannya

57 tahun lalu

10 Peristiwa Penting di Bulan Muharram, Nomor 4 Tonggak Sejarah Kalender Hijriah

57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026 Singkat Penuh Hikmah: Pahala Hijrah di Bulan Muharram

57 tahun lalu

10 Keutamaan Bulan Muharram bagi Umat Islam, Nomor 5 Paling Istimewa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal